MPB – Lebak Banten. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah kampung Bantar kelapa, Desa Cibareno, Kecamatan Cilograng dan sekitarnya menyebabkan jalan alternatif menuju perkampungan warga Bantar kelapa, RT 01/RW 01 mengalami ambruk pada Senin (25/05/2026).
Ambruknya jalan dipicu oleh meluapnya aliran sungai yang mengikis badan jalan hingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Peristiwa tersebut mengakibatkan akses penghubung antarperkampungan terganggu dan aktivitas masyarakat menjadi terhambat. Warga diimbau untuk sementara waktu tidak melintasi jalur tersebut demi menghindari risiko kecelakaan maupun longsor susulan.
Menurut informasi warga setempat, curah hujan tinggi terjadi sejak malam hari dan debit air sungai terus meningkat hingga meluap ke area jalan alternatif. Kondisi tanah yang labil mempercepat terjadinya abrasi pada bagian bawah badan jalan hingga akhirnya ambruk.
Pihak pemerintah Kecamatan Cilograng beserta BPBD kecamatan Cilograng dan kepala Desa Cibareno bersama warga telah melakukan penanganan awal dengan memasang tanda peringatan di sekitar lokasi kejadian. Selain itu, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana susulan mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Warga Kampung Bantar kelapa mengharapkan instansi terkait segera melakukan peninjauan dan perbaikan agar akses masyarakat dapat kembali normal dan aman digunakan.
(Redaksi)
