MPB – Garut Jabar. Semangat gotong royong luar biasa ditunjukkan di wilayah pelosok Kabupaten Garut. Akibat kondisi infrastruktur yang sudah lama rusak, para sopir angkutan bersama masyarakat bahu-membahu mengumpulkan iuran dana swadaya, yang didukung penuh oleh pemerintah setempat, untuk melakukan pengecoran jalan, Sabtu (06/06/2026).
Pengerjaan pengecoran jalan penghubung utama dari Desa Cikarang menuju Desa Pamalayan ini dipusatkan di Kampung Cikananga Datar Dahu, Desa Pamalayan. Imbas dari proyek pengerjaan ini, arus lalu lintas diberlakukan pembatasan ketat mulai hari ini, Sabtu, 6 Juni 2026, hingga Selasa, 9 Juni 2026.Untuk kendaraan roda empat atau mobil, akses jalan ditutup total secara menyeluruh, “trantib.
“Pengendara mobil diwajibkan memutar arah dengan mengambil rute jalan alternatif melalui Desa Karang Sewu. Sementara itu, bagi pengendara roda dua atau sepeda motor, jalur utama dipastikan masih bisa melintas dengan hati-hati, “jelasnya.
Aksi gotong royong ini mendapat atensi dan pengawalan ketat di lapangan. Pantauan di lokasi menunjukkan pengerjaan jalan ditinjau langsung oleh Kepala Desa Pamalayan bersama aparat Babinsa,Satpol PP, dan tokoh masyarakat setempat.
Ketua Armada, H. Oking, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sinergi yang terbangun antara para pelaku transportasi dan pihak pemerintah daerah dalam mewujudkan perbaikan jalan ini.”Pengecoran di Kampung Cikananga Datar Dahu, ini bersumber dari iuran para sopir dan kepedulian masyarakat, serta didukung penuh oleh pemerintah setempat yang turun langsung ke lapangan.
“Demi kelancaran proses pengeringan beton, kami mohon pengertiannya bagi pengguna mobil untuk berputar lewat Desa Karang Sewu selama dua hari ke depan. Untuk motor tetap diusahakan bisa lewat aman, “jelas H. Oking.
Harapannya gerakan swadaya ini diharapkan dapat segera memulihkan kelancaran urat nadi perekonomian warga desa cikarang yang selama ini terhambat akibat jalan rusak. Jika proses pengeringan berjalan maksimal, jalur Cikarang–Cisewu diproyeksikan akan kembali dibuka normal untuk semua jenis kendaraan pada selasa mendatang.
(Agus)
