Suhu udara di Makkah dilaporkan mencapai 43 derajat Celsius, membuat kondisi cuaca terasa sangat terik bagi para jemaah. Situasi ini mendorong otoritas setempat untuk mengimbau jemaah agar menghindari aktivitas berat, terutama pada siang hari.
Jemaah disarankan untuk membatasi kegiatan di luar ruangan, memperbanyak konsumsi air putih, serta menggunakan pelindung seperti payung, topi, dan kacamata hitam guna mengurangi paparan panas langsung. Selain itu, penting untuk menjaga kondisi fisik agar tidak mengalami dehidrasi atau kelelahan.
Petugas kesehatan juga disiagakan untuk memberikan bantuan apabila ada jemaah yang mengalami gangguan akibat suhu tinggi. Lansia dan jemaah dengan kondisi kesehatan tertentu diminta lebih berhati-hati karena lebih rentan terhadap dampak cuaca ekstrem.
Dengan mengikuti imbauan tersebut, diharapkan para jemaah dapat tetap menjalankan ibadah dengan aman dan terhindar dari risiko kesehatan akibat panas yang tinggi.
