Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama Menteri Pendidikan Tinggi serta Kapolri untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari aspirasi buruh hingga sektor pendidikan.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah menyoroti pentingnya merespons tuntutan buruh secara konstruktif, termasuk terkait kesejahteraan pekerja, perlindungan tenaga kerja, serta kebijakan yang berdampak langsung pada dunia industri. Aspirasi buruh dinilai perlu ditindaklanjuti secara serius agar tercipta hubungan industrial yang harmonis.
Selain itu, pembahasan juga mencakup penguatan sektor pendidikan tinggi, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pendidikan, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja. Pemerintah menilai pendidikan memiliki peran kunci dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional.
Kehadiran Kapolri dalam rapat tersebut turut membahas aspek keamanan dan ketertiban, khususnya dalam mengawal penyampaian aspirasi masyarakat agar tetap berlangsung secara tertib dan kondusif.
Melalui rapat ini, pemerintah berupaya menyelaraskan berbagai kebijakan lintas sektor guna menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat, sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
